Senin, 18 September 2017

Bersyukur dan Bahagia

Bersyukur dan Bahagia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Alkisah, ada seorang pedagang kaya yang merasa dirinya tidak bahagia. Dari pagi-pagi buta, dia telah bangun dan mulai bekerja. Siang hari bertemu dengan orang-orang untuk membeli atau menjual barang. Hingga malam hari, dia masih sibuk dengan buku catatan dan mesin hitungnya. Menjelang tidur, dia masih memikirkan rencana kerja untuk keesokan harinya. Begitu hari-hari berlalu.

Suatu pagi sehabis mandi, saat berkaca, tiba-tiba dia kaget saat menyadari rambutnya mulai menipis dan berwarna abu-abu. “Akh. Aku sudah menua. Setiap hari aku bekerja, telah menghasilkan kekayaan begitu besar! Tetapi kenapa aku tidak bahagia? Ke mana saja aku selama ini?”

Setelah menimbang, si pedagang memutuskan untuk pergi meninggalkan semua kesibukannya dan melihat kehidupan di luar sana. Dia berpakaian layaknya rakyat biasa dan membaur ke tempat keramaian.

“Duh, hidup begitu susah, begitu tidak adil! Kita telah bekerja dari pagi hingga sore, tetapi tetap saja miskin dan kurang,” terdengar sebagian penduduk berkeluh kesah.

... baca selengkapnya di Bersyukur dan Bahagia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 07 September 2017

Bencana Asap di Riau: Dari Hot Spot Menjadi Hotline

Bencana Asap di Riau: Dari Hot Spot Menjadi Hotline Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ketika saya sedang bepergian dan membawa laptop, saya akan mencari tempat yang mempunyai hot spot (saluran internet nirkabel). Saya sering mencari hot spot gratis baik di kafe, hotel, maupun bandara untuk membaca e-mail yang masuk maupun kirim e-mail yang penting, atau sekadar menyapa anak yang kuliah di Malaysia. Anak-anak saya kalau pergi juga demen sekali mencari hot spot.

Tetapi, kalau Anda sedang jalan-jalan ke Riau Daratan (Ridar) di musim kering, Anda tidak perlu repot-repot mencari hot spot, karena Ridar merupakan gudangnya hot spot yang jumlahnya bisa puluhan sampai ratusan. Hot spot di Riau gratis manis. Kalau musim kering dan panas sekali, akan muncul hot spot baru yang membuat penduduk di Ridar sampai ke Malaysia dan Singapura kalang kabut. Maklum host pot-nya berhubungan dengan sesuatu yang benar-benar ‘HOT’, yaitu api, yang menghasilkan bencana asap.

Hot spot atau titik api di Riau jumlahnya sampai dua ratus sekian (ini yang saya baca pada tahun yang lalu) yang menyebabkan negeri jiran, yaitu Malaysia dan Singapura ikut menderita terkena imbas bencana asap. Saya yakin, jumlah titik api jauh lebih banyak dari jumlah tersebut pada tahun 1997. Pada tahun 1997, kami sekeluarga tinggal di Duri. Asap sedemikian tebalnya, sampai jarak
... baca selengkapnya di Bencana Asap di Riau: Dari Hot Spot Menjadi Hotline Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 18 Agustus 2017

Gadis Kecil Penjaja Korek Api

Gadis Kecil Penjaja Korek Api Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Langit amat kelam. Hujan mengurapi bumi. Deras. Genangan air naik hingga ke trotoar pertokoan. Bumi amat muram. Sementara itu lampu jalan dan neon-sign berkedap-kedip, berkilauan menyajikan mimpi. Seorang gadis cilik dengan buntalan kantung plastik hitam berjalan menelusuri tepian jalan yang gelap. Tangan dan kakinya, yang telanjang, membiru diterpa cuaca dingin. Dia berjalan sendirian sambil menjajakan korek api dagangannya kepada satu dua orang yang melintas. Tetapi tak ada yang memperhatikannya. Semua hanya bergegas lewat, memikirkan diri mereka sendiri, megejar waktu untuk pulang ke rumah masing-masing. Malam ini malam tahun baru dan semua orang bergegas untuk berkumpul bersama.

?Aku takut pulang? desah gadis itu pahit. ?Ayah pasti akan memukulku lagi bila aku pulang tanpa uang.? Dia membayangkan rumahnya yang sempit dan kusam. Dinding yang retak dan ditutupi koran bekas serta kalender tua agar angin tidak menusuk masuk. Terakhir kali dia pulang tanpa uang, ayahnya yang sedang mabuk memukulnya. Kata ayahnya:?Tidak ada makanan bagi orang malas!? Toh, dia tak dapat memaksa orang untuk membeli korek apinya. Maka dia teru
... baca selengkapnya di Gadis Kecil Penjaja Korek Api Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 08 Agustus 2017

Selamat Jalan Sahabat

Selamat Jalan Sahabat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pagi itu diriku lagi asyik nongkrong di depan tv sambil bbman, tiba-tiba ada pesan masuk di hpku, lalu ku buka pesan itu, ternyata dari sepupuku yang mengabarkan kalau ayah teman aku kecelakaan, ku balas dengan penuh pertanyaan, kecelakaan dimana? Kapan? Dan sekarang ada dimana?, tapi dia hanya menjawab sudah ada di rumahnya karena meninggal dunia, “innalillahi wainnalillahi rajiun”

Beberapa detik kemudian ada bbm masuk yang bertuliskan teks kalau sahabatku “yunita salam” juga meninggal, tapi aku tidak percaya dengan BC Itu, Namun informasi Dari Adik kelasku Itu cukup Membuktikan. Terkejut mendengar berita itu, diriku terjatuh, menangis dan tak tau harus Bagaimana, Ya Allah Ada Apa Dengan sahabatku itu.

Dengan air mata yang tak hentinya mengalir, ku tenangkan perasaanku, lalu ku broadcast pesan ke teman-teman SMAku termasuk sahabatku juga desy fahmi dan umbranah yang juga 1 geng denganku dan Yunita, ku Bc tentang berita duka itu, tapi satu persatu menelponku. “Serius kow ancy, jangan kow bercanda?” Dan aku hanya menjawab, kenapa aku harus bercanda dengan hal seperti itu.

Tanpa fikir lagi, ku ambil motor Dan segera menuju ke rumah sahabatku itu, sesampai di rumahnya, aku tak sanggup melihat jenazah keduanya. Sahabatku dan Ayahandany
... baca selengkapnya di Selamat Jalan Sahabat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 11 Agustus 2015

Menghitung Hari

Menghitung Hari Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“1.043”
Tidak terasa, sudah hamper 3 tahun aku terus seperti ini. Setiap pagi kerjaannya hanya merobek kalender yang aku buat khusus dengan angka yang aku tulis manual hingga ribuan. Tapi sampai hari ke-1.043 ini juga, masih belum ada perubahan untukku.

Drrtt…drrtt…drrtt…
“Jangan lupa minum obat non :)”
Pesan dari Rion itu selalu menghiasi layar inboxku setiap pagi. Seolah dia adalah alarm.
—-*—-
“Ra…” tak kuasa ku menahan air mata. Kuterduduk lemas di bangku tepi danau, tepat dibawah rimbunan dahan pohon yang melindungiku dari rintik air hujan pagi itu.

Drrtt…drrtt…drrtt…
“Non, udah ya, jangan nangis lagi”
Entah dari mana Rion tahu kalau saat ini aku sedang menangis. Aku heran dengannya, kenapa dia selalu tahu apa yang sedang aku lakukan, dimana, bersama siapa dan dalam keadaan apapun. Aku selalu berfikir, apakah dia ada disekitarku? Tapi sudah pernah aku cari, bahkan sering, tetapi tidak ada siapapun di sekitarku.
Dengan mata terpejam
... baca selengkapnya di Menghitung Hari Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 17 Maret 2015

Wiro Sableng #102 : Bola Bola Iblis

Wiro Sableng #102 : Bola Bola Iblis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : PETUALANGAN WIRO DI LATANAHSILAM

SATU

Tiga orang lelaki bertelanjang dada memacu tunggangan mereka, menghambur menyeberangi sungai berair kehijauan. Ikan-ikan dalam sungai yang tengah berenang menikmati kesejukan alam pagi terkejut berlompatan ke permukaan air. Binatang tunggangan tiga orang tadi bukanlah kuda melainkan tiga ekor kadal raksasa berkulit coklat berkilat. Setiap telinga mereka ditarik binatang-binatang itu keluarkan suara menguik aneh lalu berlari lebih kencang.
Pada saat matahari muncul lebih tinggi di balik bukit hijau di sebelah timur, tiga penunggang kadal raksasa berhenti di sebuah bangunan tinggi terbuat dari batu berwarna merah. Ketiganya memandang ke arah sebuah jendela di ketinggian bangunan. Di belakang jendela tampak tegak seorang perempuan masih sangat muda, berambut hitam yang diberi hiasan sederet sunting. Di wajahnya yang cantik tapi pucat terpancar bayangan keletihan dan juga rasa gelisah. Sejak kemarin pagi dia berada di belakang jendela itu. Menatap ke arah jalan kecil yan
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #102 : Bola Bola Iblis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 16 Maret 2015

Ditooo… Apa Lagi (Part 2)

Ditooo… Apa Lagi (Part 2) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Bbrrr… pagi yang dingin, hujan rintik-rintik menghiasi suasana pagi dari balik jendela kaca kamar Dito. Dito terduduk di tepi tempat tidurnya dengan masih terkantuk-kantuk, sembari menguap beberapa kali Dito melangkah ke kamar mandi, mencuci muka, lalu langsung cabut dari kamar mandi. Dingin… buat males mandi aja nih, akhirnya Dito memutuskan ke kantor tanpa mandi (hiii… jorok). Setelah urusan badan selesai (cuci muka dan berganti pakaian) dan menyemprotkan body spray cukup banyak ke badannya, Dito bergegas menuju ruang makan. Disana Bik Ipah sudah menyiapkan sayur lodeh lengkap dengan sambal dan ikan asin. Wuihhh… sedap… ayo makan. Untuk urusan sambal Bik Ipah jagonya… pedas abis, tapi nikmat dan ngangenin. Selesai urusan perut Dito segera menyambar tasnya lalu bergegas ke kantor.

Sip… lah cuaca cerah, walau masih ada sedikit mendung bergelanyut di ufuk barat. Ditto segera memacu motornya menuju tempat kerjanya. Wah… lha kok mulai gerimis… dan ups… kenapa tambah deras… basah… basah. Benar-benar gawat nih… mana gak bawa pakaian ganti pula, alamat bakala
... baca selengkapnya di Ditooo… Apa Lagi (Part 2) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1